Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Wednesday, November 16, 2011

Indonesia Kokoh di Puncak dengan 40 Emas

Indonesia Kokoh di Puncak dengan 40 Emas Sriwijaya Post/Syahrul HidayatDevina Pramudita foto bersama seusai UPP setelah berhasil menyumbang medali emas (30.433) pada final ITT 300M Putri SEA Games 2011, di Jakabaring spot City Palembang, Sabtu (12/11/2011). Medali perak diraih Aisah Karimawati,dari Indonesia (30,848). Perunggu diraih Rui Jun Rebeca dari Singapura (33,501).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia tetap kokoh di puncak daftar perolehan medali pada hari ketiga SEA Games 2011, Minggu (13/11/2011). Indonesia meraih 40 emas, 29 perak dan 21 perunggu.

Tuan rumah tetap dikuntit juara bertahan Thailand di peringkat kedua dengan perolehan 20 emas, 16 perak dan 24 perunggu. Sementara Vietnam berada di posisi ketiga dengan raihan 17 emas disusul Singapura dengan 12 emas. Sedangkan Malaysia masih tertahan di posisi lima dengan perolehan 9 emas.

Pundi-pundi emas Indonesia hari ini terutama diperoleh dari cabang Karate, Loncat Indah dan Dayung. Pada Minggu pagi, Indonesia bermodal 24 emas. Artinya ada tambahan 16 emas di hari ini.

Khusus cabang karate, Indonesia boleh berbangga. Tim Merah Putih berhasil meraih predikat juara umum. Hingga Minggu (13/11/2011) sore, peraihan medali dari cabang olah raga karate, Indonesia unggul jauh dari negara pesaingnya Malaysia, yakni dengan perolehan 8 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Dengan perolehan tersebut Indonesia dipastikan akan menjadi juara umum di cabang karate.

Pasalnya peringkat dua yakni Malaysia baru mengantongi 4 emas, 1 perak dan 7 perunggu. Sementara pertandingan tinggal menyisakan dua nomor, yakni nomor tim kumite putra dan putri, pada Senin (13/11/2011) besok.

READ MORE - Indonesia Kokoh di Puncak dengan 40 Emas

Tuesday, November 15, 2011

Juara Grup A Belum Tentu Untungkan Indonesia

Juara Grup A Belum Tentu Untungkan Indonesia Pemain Timnas U23, Andik Vermansyah, patrich Wanggai, Titus Bonai, Diego Michiels, dan Hendro Siswanto (kiri ke kanan), merayakan gol pertama Indonesia yang diciptakan lewat sundulan Titus Bonai, pada pertandingan penyisihan grup A SEA Games 26 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (13/11/2011). Pertandingan ini dimenangkan Indonesia 3-1. (tribunnews/herudin)

Laporan Wartawan Tribunnews.com: Husein Sanusi

TRIBUNNESW.COM, JAKARTA - Setelah memastikan diri lolos ke fase semifinal SEA Games 2011, timnas sepakbola Indonesia akan segera menatap babak semifinal meski masih menyisakan satu pertandingan terakhir babak penyisihan grup A.
Indonesia akan melawan Malaysia di partai terakhir penyisihan grup A pada, Kamis (17/11/2011) nanti. Ini sekaligus jadi laga penentuan buat Indonesia untuk menjadi juara grup yang mana hasil itu akan menentukan lawan Indonesia di babak semifinal nanti.

Peluang Indonesia untuk jadi juara grup sangat terbuka jika dilihat dari perolehan poin. Indonesia saat ini meraih sembilan poin dan Malaysia tujuh poin. Dengan asumsi Indonesia menang atau seri dari Malaysia, maka dipastikan Indonesia keluar sebagai juara grup A.

Namun sayangnya status juara grup A tidak menjamin Indonesia bertemu dengan tim lemah dari grup B. Untuk sementara Vietnam dianggap tim kuat di grup B sedangkan Myanmar dianggap tim yang lebih lemah. Baik Vietnam maupun Myanmar saat ini sudah pasti jadi wakil grup B ke semifinal.

Masalahnya kemudian Vietnam dan Myanmar mengumpulkan poin sama dengan 10 angka dan peluang keduanya untuk menambah tiga angka sama besar jika dilihat dari kualitas lawan yang akan mereka hadapi di pertandingan terakhir babak penyisihan grup B.

Myanmar akan berhadapan dengan Timor Leste dan Vietnam berhadapan dengan Laos. Andai Vietnam dan Myanmar sama-sama meraih kemenangan di laga tersebut maka keduanya akan berhitung selisih gol untuk menentukan tim juara grup.

Namun jika ada salah satu dari keduanya menelan kekalahan atau meraih hasil seri maka secara otomatis tim tersebut akan jadi runner up grup dengan syarat ada salah satu di antara keduanya meraih kemenangan.

Posisi runner up di grup B itulah yang nantinya akan jadi lawan Indonesia jika Indonesia mengalahkan Malaysia dan jadi juara grup A. Hitung-hitungan ini menarik dicermati karena bisa jadi mengalahkan Malaysia berbuah simalakama buat Indonesia andai kata Vietnam yang jadi runner up grup B.

Dan sebaliknya posisi runner grup A bisa jadi keuntungan buat Indonesia karena terhindar dari Vietnam dengan syarat Myanmar keluar sebagai juara grup B.

Skenario ini juga bisa menguntungkan Malaysia yang jadi runner up grup A karena Malaysia akan berhadapan dengan Myanmar di partai semifinal. Di atas kertas kualitas Myanmar tentu tak sekuat Vietnam hingga memudahkan Malaysia melaju ke partai final .
Sementara di sisi lain Indonesia harus berjuang lebih keras lagi mengatasi perlawanan Vietnam yang pastinya dinilai lebih berkualitas dibanding Myanmar. Namun dalam sepakbola apapun bisa terjadi, belum ada jaminan juga buat Indonesia melaju ke final dengan mudah meski di semifinal nanti ditakdirkan berhadapan dengan Myanmar. 

READ MORE - Juara Grup A Belum Tentu Untungkan Indonesia